BANJARBARU, woi.com – Kerja keras Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarbaru untuk mencapai realisasi investasi tahun 2025 sangat keren. Tak hanya melampaui , tetapi juga melebihi target hingga menembus angka Rp1,029 triliun.
Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby memberikan apresiasi kepada jajaran DPMPTSP Banjarbaru serta seluruh instansi terkait atas kinerja tersebut.
Menurutnya, capaian investasi sebesar Rp1,029 triliun ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembangunan daerah.
“Ini membuktikan bahwa tingkat kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Banjarbaru semakin kuat,” kata Lisa Halaby, Rabu (21/1/2026).
Ia juga meminta agar dilakukan pemetaan secara rinci terhadap sektor-sektor penyumbang investasi, seperti jasa, perdagangan, hingga infrastruktur pendukung Ibu Kota Negara (IKN).
Data tersebut dinilai penting sebagai dasar penentuan arah dan fokus investasi pada tahun 2026 mendatang.
Selain itu, Wali Kota menekankan agar peningkatan investasi yang signifikan ini dapat memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi usaha dan proyek investasi.
Menurut Lisa Halaby, publikasi capaian investasi perlu terus digencarkan guna menarik minat investor yang lebih luas.
Penyebaran informasi tersebut dapat dilakukan melalui media massa maupun kanal media sosial resmi Pemerintah Kota Banjarbaru.
Ia juga mengingatkan dinas terkait untuk terus memperkuat pelayanan perizinan berbasis digital agar iklim investasi yang positif dapat terus terjaga dan meningkat pada tahun berjalan.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Banjarbaru, Bambang Supriyanto, mengungkapkan capaian ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Kota Idaman.
Pasalnya, untuk pertama kalinya nilai investasi yang masuk melampaui Rp1 triliun.
“Alhamdulillah, realisasi investasi Banjarbaru tahun ini berhasil menembus lebih dari Rp1 triliun,” katanya.
Ia menjelaskan, capaian tersebut jauh melampaui target yang telah ditetapkan, baik oleh Pemerintah Kota Banjarbaru maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Target investasi dari Pemko Banjarbaru sebesar Rp410 miliar, sementara target provinsi berada di angka Rp710 miliar.
Jika dibandingkan dengan target kota, realisasi investasi meningkat hingga 251,20 persen. Sementara terhadap target provinsi, persentase pencapaiannya mencapai 144,98 persen.(koranbanjar.com)






Komentar